Dewan HAM PBB Setujui Resolusi Mengecam Rasisme, Tak Singgung AS

Anton Suhartono
Dewan HAM PBB menyetujui resolusi yang mengecam tindakan rasisme dan kebrutalan polisi (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB, Jumat (19/6/2020), menyetujui resolusi yang mengecam tindakan rasisme struktural dan kebrutalan polisi.

Draft resolusi diusulkan oleh negara-negara Afrika dan dibahas dalam sidang debat Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss.

Draf disetujui melalui konsensus oleh 47 negara anggota Dewan HAM PBB setelah mengalami revisi pada bagian yang menyebutkan kata Amerika Serikat secara spesifik. Nama negara itu akhirnya dihapus.

Resolusi ini lahir terkait pembunuhan pria kulit hitam George Floyd oleh polisi Minneapolis, AS, Derek Chauvin. Empat rekan Chauvin juga didakwa terlibat dalam pembunuhan.

Kasus ini memicu demonstrasi besar-besaran dan gerakan Black Lives Matter, tak hanya di AS namun juga negara lain. Tak hanya itu, para aktivis dari banyak negara mengaitkan dengan kasus rasisme di wilayah masing-masing.

Pada Rabu lalu, adik George Floyd, Philonise, menyampaikan pidato di hadapan sidang debat Dewan HAM PBB. Pria berusia 30 tahunan itu mengatakan, nyawa orang kulit hitam tidak dihargai di AS.

"Nyawa orang kulit hitam tidak dihargai di Amerika Serikat. Polisi tidak menunjukkan belas kasih, perikemanusiaan, dan menyiksa saudara saya hingga meninggal di tengah jalan Minneapolis dengan sekerumunan orang menonton dan memohon kepada para polisi untuk menghentikannya. Ini sekali lagi memberikan pelajaran yang sama kepada kami, warga kulit hitam, bahwa nyawa kami tidak dihargai di Amerika Serikat," kata dia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
-0 menit lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

57 menit lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

1 jam lalu

Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil

5 jam lalu

Perang Makin Sengit! Rudal Iran Mulai Tembus Sistem Pertahanan AS, Pangkalan Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal