China Teliti Potensi Susu Babi untuk Dikonsumsi Manusia

Antara
Kumpulan babi di salah satu peternakan di China (ilustrasi). (Foto: Dok. 2018)

BEIJING, iNews.id – Lembaga penelitian hewan di Shanghai, China, melakukan riset mengenai potensi susubabi bisa menjadi konsumsi manusia sehari-hari pada masa mendatang.

“Susu babi telah mendapatkan banyak perhatian dan kami saat ini sedang melakukan penelitian tentangnya,” kata Kepala Tim Penelitian Lembaga Peternakan dan Kedokteran Hewan Shanghai Academy of Agricultural Sciences, Tan Yongsong, Senin (1/8/2022).

Dalam wawancara dengan media setempat, dia mengatakan, setelah penelitian pendahuluan dan uji coba, susu babi berpotensi bisa digunakan sebagai minuman harian pada masa-masa mendatang. Menurut dia, susu babi warnanya putih susu, tidak memiliki rasa dan bau khusus, dan mirip dengan susu sapi dan susu kambing.

Penelitian awal mendapati susu babi memiliki kadar nutrisi yang tinggi. Nutrisi susu babi mengandung energi, lemak, protein, laktosa, kalsium, sodium, dan lain sebagainya.

Beberapa indikator kandungan gizi mendekati atau bahkan melebihi kadar gizi susu sapi dan susu kambing, misalnya kandungan protein susu babi mencapai hampir 17 gram per 100 gram atau jauh lebih tinggi daripada kandungan protein susu sapi atau kambing yang hanya 3 gram per 100 gram.

Hanya sedikit laporan penelitian mengenai susu babi di dunia dan di China sendiri juga tidak ada pakar babi yang melakukan penelitian tersebut. “Penelitian terhadap susu babi baru dimulai dan membutuhkan waktu relatif lama,” kata Tan.

Dia menambahkan, tujuan dari penelitiannya itu untuk memperkaya dan memenuhi kebutuhan berbagai kelompok konsumen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Turis Malaysia Hina Warga China Bau Badan, Netizen Murka!

57 tahun lalu

Purbaya Temui Menkeu China, Matangkan Penerbitan Utang Panda Bond

57 tahun lalu

The James F Sundah Foundation-ISI Yogyakarta Luncurkan Beasiswa Riset Hak Cipta dan Kekayaan Intelektual

57 tahun lalu

IHSG Kembali Menguat usai Anjlok, Berpotensi Naik 18 Persen Menuju Fase Normalisasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal