YANGON, iNews.id – China dikabarkan memasok ribuan dosis vaksin Covid kepada sejumlah kelompok pemberontak Myanmar yang beroperasi di dekat perbatasan selatan negeri tirai bambu. Di antara kelompok yang mendapat pasokan vaksin dari China itu adalah Tentara Kemerdekaan Kachin (KIA).
KIA telah melancarkan pemberontakan di ujung utara Myanmar selama puluhan tahun. Mereka mengklaim menerima lebih dari 10.000 dosis vaksin dari pihak berwenang di Provinsi Yunnan, China.
“KIA meminta bantuan dari China, dan China memberi kami bantuan untuk vaksin,” kata Juru Bicara KIA, Kolonel Naw Bu, dikutip kembali The Straits Times, Sabtu (24/7/2021).
Dia tidak menjelaskan secara perinci merek vaksin yang diterima kelompoknya dari China. Naw Bu juga tidak mengungkapkan kapan gelombang pertama pasokan vaksin itu tiba di wilayahnya.
Menurut dia, sebagian dari vaksin itu diperoleh lewat pembelian dari China dan sudah dibayar KIA. Sementara sebagian lagi adalah sumbangan dari Beijing—tanpa ada perincian lebih lanjut.