China Negara Pertama Izinkan Vaksin Covid-19 lewat Hidung, Ini Keunggulannya

Anton Suhartono
China izinkan penggunaan darurat vaksin Covid-19 lewah hidung produksi CanSino Biologics (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - China menjadi negara pertama di dunia yang menyetujui vaksin Covid-19 tak menggunakan jarum suntik, melainkan dihirup melalui hidung atau inhalasi. Vaksin tersebut dibuat oleh perusahaan farmasi CanSino Biologics di Tianjin.

Badan Produk Medis Nasional China menyetujui penggunaan darurat vaksin bernama Ad5-nCoV CanSino itu sebagai booster, dalam pengumumannya di Bursa Efek Hong Kong, Minggu kemarin.

Ad5-nCoV merupakan versi baru dari vaksin Covid-19 satu dosis suntik CanSino. Vaksin versi satu dosisnya pertama kali diuji coba ke manusia pada Maret 2020 dan telah digunakan di China, Meksiko, Pakistan, Malaysia, dan Hongaria sejak diluncurkan pada Februari 2021.

Perusahaan mengklaim vaksin inhalasi mampu merangsang kekebalan seluler dan mukosa guna meningkatkan perlindungan pengguna, meski tak melalui injeksi intramuskular.

CanSino juga sedang mengembangkan vaksin versi inhalasi untuk merangsang antibodi di jaringan hidung dan saluran pernapasan agar bertahan melawan virus corona.

Keunggulan vaksin inhalasi adalah tidak menggunakan jarum, bisa dipakai sendiri, serta bisa mengurangi beban pada sumber daya tenaga kesehatan.

Sementara untuk vaksin Ad5-nCoV versi satu dosis suntikan diketahui memiliki efektivitas 66 persen dalam mencegah gejala Covid-19 dan 91 persen efektif melawan penyakit parah. Namun vaksin ini mengikuti vaksin dari Sinovac Biotech dan Sinopharm Group milik negara yang digunakan di luar China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Internasional
18 jam lalu

6 Poin Hasil Pertemuan Trump dengan Xi Jinping, dari Perdagangan hingga Nuklir Iran

Bisnis
21 jam lalu

Trump Boyong Miliarder ke China Temui Xi Jinping, Ada Orang Terkaya Dunia hingga Ikon AI

Internasional
21 jam lalu

Daftar 15 CEO AS Diajak Trump ke China, Kekayaaan Gabungan Tembus Rp17.500 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal