Cemaskan Nasib Warga Uighur, Turki Desak China Jaga Kebebasan Beragama

Nathania Riris Michico
Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu. (Foto: AFP)

JENEWA, iNews.id - Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyatakan keprihatinan atas tuduhan penganiayaan terhadap Muslim Uighur dan kelompok Muslim lainnya di wilayah Xinjiang, China. Dia mendesak lalu China melindungi kebebasan beragama dan identitas budaya.

Berbicara dalam sesi panel ke-40 Dewan HAM PBB di Jenewa, Swiss, Cavuslogu tidak secara khusus menyebutkan kamp-kamp penahanan massal di wilayah barat terpencil China. Namun, dia mengatakan laporan pelanggaran hak asasi manusia terhadap warga Uighur dan Muslim lainnya di Xinjiang sangat memprihatinkan.

"Perbedaan harus dibuat antara teroris dan orang-orang tidak bersalah," kata Cavusoglu, dalam pertemuan tahunan Dewan HAM PBB tersebut, seperti dilaporkan Reuters, Selasa (26/2).

"Kami mendorong otoritas China dan berharap bahwa hak asasi manusia universal, termasuk kebebasan beragama, dihormati dan perlindungan penuh terhadap identitas budaya Uighur dan Muslim lainnya dijamin," sambungnya.

Cavusoglu juga menuturkan Turki tetap mendukung kebijakan satu China, merujuk pada sikap negara komunis itu bahwa negara China meliputi Taiwan, Hong Kong, dan daerah otonom termasuk Xinjiang dan Tibet.

China, yang juga merupakan anggota Dewan HAM PBB, tidak segera menanggapi pernyataan Cavusoglu. Namun delegasi akan bebas menjawab tuduhan di kemudian hari dalam sesi tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

China Tutup Langit 40 Hari hingga Mei 2026, Alasannya Mengejutkan!

Internasional
3 hari lalu

China Tiba-Tiba Tutup Wilayah Udara Lepas Pantai 40 Hari, Latihan Serang Taiwan?

Mobil
4 hari lalu

Tak Punya Peluang Kejar Mobil China, Honda Kembali ke Strategi Lama

Nasional
9 hari lalu

Batal ke Eropa, Wisatawan RI Geser Liburan ke China dan Jepang imbas Konflik di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal