Butuh Banyak Tentara untuk Perang di Gaza, Israel Perpanjang Wajib Militer Jadi 3 Tahun

Anton Suhartono
Kabinet keamanan Israel setuju untuk memperpanjang durasi wajib militer bagi pria, yakni dari 32 menjadi 36 bulan atau 3 tahun (Foto: Reuters)

TEL AVIV, iNews.id - Kabinet keamanan Israel, Kamis (11/7/2024), setuju untuk memperpanjang durasi wajib militer bagi pria. Durasi wajib militer diperpanjang dari 32 menjadi 36 bulan atau 3 tahun. 

Surat kabar Ynet melaporkan, aturan wajib militer selama 36 bulan ini berlaku selama 8 tahun ke depan.

Keputusan tersebut kemungkinan akan dilempar ke sidang kabinet keseluruhan untuk ditentukan melalui pemungutan suara pada Minggu, mendatang.

Para komandan militer Israel mengeluhkan kurangnya tentara dalam perang di Jalur Gaza. Di samping itu Israel juga menghadapi perlawanan di front baru yakni menghadapi kelompok Hizbullah perbatasan dengan Lebanon.

Sebelumnya Menteri Pertahanan (Menhan) Israel Yoav Gallant menyetujui rencana perekrutan mahasiswa Yahudi ultra-Ortodoks ke militer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenderal Lebanon Dibunuh Israel, Hizbullah: Kejahatan Keji!

57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal