Bunuh Diri di Kalangan Anak Muda Jepang Capai Angka Tertinggi

Nathania Riris Michico
Ilustrasi siswa perempuan di Jepang. (Foto: Getty Images)

TOKYO, iNews.id - Aksi bunuh diri anak-anak muda Jepang mencapai angka yang tertinggi dalam 30 tahun terakhir. Hal itu terungkap dalam laporan Kementerian Pendidikan Jepang.

Selama 2016, 2017 hingga Maret lalu, tercatat 250 anak-anak usia sekolah dasar hingga sekolah menengah melakukan bunuh diri. Angka ini lebih besar lima kali dari tahun lalu, dan tertinggi sejak 1986.

Dilaporkan BBC, Selasa (6/11/2018), persoalan keluarga, perundungan, hingga kekhawatiran terhadap masa depan diduga menjadi faktor penyebab yang melatarbelakangi kenaikan angka bunuh diri pada anak-anak muda Jepang.

Kendati demikian, pihak sekolah menyatakan belum mengetahui secara pasti alasan di balik aksi bunuh diri 140 siswa, sebab mereka tidak meninggalkan catatan apapun.

Sebagian besar anak muda Jepang yang mengakhiri hidupnya adalah siswa sekolah menengah, di mana usia mereka rata-rata mencapai 18 tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

IJKS 2026 Digelar di Bogor, Angkat Industri Koi Lokal hingga Pererat Persahabatan RI-Jepang

Nasional
3 hari lalu

Rieke Diah Pitaloka Soroti Kasus Bunuh Diri Anak di Ngada, Singgung Kemiskinan dan Data Bantuan

Internasional
4 hari lalu

Duh, 3 Remaja Saudara Kandung Bunuh Diri gegara Dilarang Main Game dan Nonton Drama Korea

Nasional
5 hari lalu

Pabrik Patungan Krakatau Steel dan Osaka Steel Jepang Tutup Operasi di RI, Ini Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal