Bukan Hanya Profesor Australia, Ada Warga Asing Lain Diculik di Papua Nugini

Anton Suhartono
Ilustrasi sejumlah warga asing diculik kelompok bersenjata di Papua Nugini (Foto: Reuters)

SYDNEY, iNews.id - Perdana Menteri Papua Nugini James Marape mengungkap warga asing yang dicuik kelompok bersenjata tak hanya warga Australia. Seorang profesor arkeologi Australia diculik bersama timnya terdiri atas para peneliti dari berbagai negara serta warga lokal oleh kelompok bersenjata. 

Para pelaku meminta uang tebusan untuk membebaskan para sandera.

Marape telah memerintahkan polisi dan tentara untuk bersiaga. Upaya negosiasi terus dilakukan melibatkan misionaris sebagai mediator.

"Kami ingin para penjahat itu membebaskan mereka yang disandera," kata Marape, dikutip dari Reuters, Senin (20/2/2023).

Identitas sang profesor tak disebutkan karena alasan sensitif, namun dia bekerja di sebuah universitas. Dia dan timnya melakukan kunjungan lapangan ke Desa Fogoma'iu, Gunung Bosavi, untuk penelitian arkeologi. 

Wakil kepala kepolisian Papua Nugini Philip Mitna mengatakan ada sejumlah warga asing yang diculik, termasuk akademisi dan pemandu lokal. Para sandera ditahan di dekat Fogoma'iu perbatasan provinsi Southern Highlands dan Hela.

Seorang sumber di Papua Nugini yang mengetahui perkembangan kejadian ini mengatakan kondisinya genting.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
32 menit lalu

PM Australia Albanese Tiba di Jakarta, bakal Teken Traktat Keamanan bareng Prabowo

Nasional
2 hari lalu

Pemerintah Tawarkan Puluhan Proyek Tol ke Investor Australia, Ini Daftarnya

Internasional
2 hari lalu

Viral, Kota di Australia Ini Dijual Online Rp117 Miliar

Internasional
8 hari lalu

Australia Tolak Masuk Influencer Israel Penghina Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal