Bos Badan Intelijen AS Mundur Sebut Perang Iran akibat Tekanan Israel, Gedung Putih: Menggelikan!

Anton Suhartono
Karoline Leavitt menyebut pernyataan Joe Kent sama saja menghina Donald Trump (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Gedung Putih angkat bicara, mengomentari pernyataan mantan Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional (NCTC) Amerika Serikat (AS), Joe Kent. Dia mengundurkan diri dengan alasan tidak setuju dengan keputusan Presiden Donald Trump menyerang Iran.

Dalam surat pengunduran diri, Kent menilai keputusan AS menyerang Iran merupakan tekanan dari Israel dan lobi-lobi orang tertentu terhadap Trump.

Menurut Kent, Iran tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap AS. 

Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan pernyataan Kent itu sama saja menghina Trump.

"Dia merupakan sosok yang tidak terlibat dalam diskusi apa pun sebelum dan selama operasi ini," kata Leavitt, kepada Fox News, dikutip Rabu (18/3/2026).

Dia menambahkan, Trump menyayangkan pernyataan Kent tersebut. Selain itu, Kent telah diberi hak istimewa oleh Trump untuk bekerja di pemerintahan, namun mengajukan surat pengunduran diri menggunakan kop surat pemerintah, yang isinya banyak kebohongan. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
6 jam lalu

Presiden Iran Benarkan Tewasnya Menteri Intelijen Esmail Khatib, Sebut Israel Pengecut

Internasional
1 jam lalu

Pejabat Militer Israel Ungkap Ngerinya Serangan Rudal Iran

Internasional
10 jam lalu

Dahsyatnya Serangan Pembalasan Iran, Warga Israel Tak Sempat Selamatkan Diri

Internasional
11 jam lalu

Breaking News: Menteri Intelijen Iran Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal