Bom Mobil Tewaskan 81 Orang di Somalia, Al Shabaab Bertanggung Jawab dan Minta Maaf

Anton Suhartono
Kelompok militan Al Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil di Mogadishu (Foto: AFP)

MOGADISHU, iNews.id - Kelompok militan Al Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom mobil di ibu kota Somalia, Mogadishu, pada Sabtu (28/12/2019), yang sejauh ini menewaskan 81 orang.

Bom mobil meledak di dekat check point persimpangan jalan yang sedang ramai lalu lintas dan pejalan kaki. Ini merupakan serangan paling mematikan dalam 2 tahun terakhir di Somalia.

"Mujahidin melakukan serangan, menargetkan konvoi tentara bayaran Turki dan milisi murtad yang mengawal mereka," kata juru bicara Al Shabaab, Ali Mohamud Rage, dalam pesan audio, seperti dilaporkan kembali AFP, Selasa (31/12/2019).

Namun, untuk pertama kalinya sejak melancarkan serangan di Somalia, Al Shabaab meminta maaf kepada warga sipil yang ikut menjadi korban. Ditegaskan, mereka hanya mengincar pasukan keamanan dan pihak asing yang mendukung pemerintah.

"Kami sangat prihatin dengan korban yang menimpa masyarakat Muslim Somalia kami, dan kami menyampaikan belasungkawa kami kepada umat Islam yang telah kehilangan nyawa mereka dan atau (yang) terluka dan atau harta mereka dihancurkan," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Wasit Asal Somalia Omar Artan Ditolak Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Tak Berkutik

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Ditolak AS, Omar Artan Wasit Piala Dunia asal Somalia Disambut bak Pahlawan di Negaranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal