Bom Amerika Serikat Ditemukan di Dresden Jerman, 15.000 Orang Diungsikan

Ahmad Islamy Jamil
Salah satu bom peninggalan Perang Dunia II yang pernah ditemukan di Jerman (ilustrasi). (Foto: DPA)

DRESDEN, iNews.id – Sebuah bom peninggalan Amerika Serikat yang tidak meledak sejak Perang Dunia II ditemukan di Kota Dresden, Jerman. Selama penggaliannya, belasan ribu penduduk terpaksa dievakuasi. 

“Itu adalah bom udara buatan AS seberat 250 kg,” ungkap Kepolisian Jerman dalam sebuah pernyataan, Sabtu (15/4/2023), seperti dikutip surat kabar Bild.

Bom tersebut harus dinonaktifkan di lokasi penemuannya. Proses netralisasi itu akan dimulai pada sore hari waktu setempat. Menurut Bild, sekitar 15.000 orang perlu dievakuasi dari gedung-gedung terdekat saat berlangsungnya proses itu.

Surat kabar Jerman itu melaporkan, terdapat dua panti jompo di dalam area berbahaya. Langkah-langkah yang diperlukan akan diambil untuk menjaga keselamatan para penghuni panti. Pasalnya, kesehatan para lansia di sana akan berisiko jika diangkut dengan alat transportasi.

“Seluruh operasi melibatkan 385 polisi,” kata Bild.

Selama Perang Dunia II, Dresden hampir hancur total oleh serangan bom Pasukan Sekutu (AS, Inggris, Uni Soviet, dan China). Bom dari periode waktu itu masih sering ditemukan di Jerman sampai hari ini. 

Pada September 2021, pihak berwenang di Kota Wuppertal, Jerman, mengimbau masyarakat untuk tidak mengikuti pemilu di lima tempat pemungutan suara, menyusul penemuan bom Perang Dunia 2 di daerah itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger! Tulisan Raksasa Misterius "8647" Muncul di National Mall Washington DC, Apa Artinya?

57 tahun lalu

Kenapa Orang Amerika Menyebut Sepak Bola dengan Soccer? Ini Asal-Usulnya

57 tahun lalu

Yusril Soroti Hubungan Baik Prabowo dan Trump, Indonesia-AS Kian Mesra

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal