Biden Klaim Hubungan AS-China Tak Melemah gara-gara Insiden Balon Mata-Mata Beijing

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Presiden AS Joe Biden mengklaim hubungan negaranya dengan China tidak terpengaruh oleh insiden penembakan balon mata-mata Beijing, baru-baru ini. Hal itu diungkapkan Biden kepada wartawan di Gedung Putih, Senin (6/2/2023).

“Tidak (hubungan kami dengan China tidak melemah). Kami menjelaskan kepada China apa yang akan kami lakukan. Mereka memahami posisi kami. Kami tidak akan mundur,” ungkap Biden, saat ditanya apakah insiden balon melemahkan hubungan Amerika Serikat dan China.

Politikus Partai Demokrat itu mengatakan, menurut pandangannya, balon itu memang harus ditembak jatuh segera setelah waktunya tiba. “Kami melakukan hal yang benar dan ini bukan masalah (hubungan yang) melemah atau menguat, ini kenyataan,” ucapnya.

Pesawat tempur AS menembak jatuh balon mata-mata milik China saat melayang di lepas pantai Carolina Selatan, Sabtu (4/2/2023) dengan satu rudal. Menurut laporan, jet tempur F-22 dari Pangkalan Angkatan Udara Langley di Virginia menembak target pukul 14.39 waktu setempat.

Presiden Joe Biden telah mengeluarkan perintah pada Rabu (1/2/2023) untuk menembak jatuh balon tersebut. Akan tetapi Departemen Pertahanan AS (Pentagon) merekomendasikan agar penembakannya menunggu sampai balon itu berada di atas perairan terbuka. Tujuannya adalah untuk melindungi warga sipil dari puing-puing yang jatuh ke darat dari ketinggian ribuan meter di atas lalu lintas udara komersial.

“Kami berhasil menurunkannya, dan saya ingin memuji penerbang kami yang melakukannya,” kata Biden.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Tangkap WN China di Bandara Soetta, Buronan Most Wanted Kasus Online Scam

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal