Bicara ke Parlemen Korsel, Zelensky Sebut Puluhan Ribu Warga Kota Mariupol Tewas Diserang Rusia

Anton Suhartono
Volodymyr Zelensky menyebut puluhan ribu orang tewas di Kota Mariupol akibat serangan Rusia (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.id - Presiden UkrainaVolodymyr Zelensky menyebut puluhan ribu orang kemungkinan tewas akibat serangan Rusia di Kota Mariupol. Dia juga menuduh pasukan Rusia sengaja memperlambat evakuasi warga dari kota pelabuhan itu.

"Mariupol telah dihancurkan, ada puluhan ribu orang tewas, namun Rusia tidak menghentikan serangan," kata Zelensky, dalam pidato melalui kepada anggota parlemen Korea Selatan, Senin (11/4/2022), dikutip dari Reuters.

Jumlah korban yang disampaikan Zelensky tak bisa diverifikasi, namun kota tersebut memang benar-benar hancur. Mariupol berada di wilayah strategis yakni antara Krimea dan Donbass.

Jika terkonfirmasi, angka yang disebutkan Zelensky itu merupakan korban kematian terbesar untuk satu kota sejak invasi Rusia pada 24 Februari.

Angka yang jauh berbeda disampaikan Kepala Republik Rakyat Donetsk (DPR) Denis Pushilin. Dia menyebut jumlah korban tewas di Mariupol kemungkinan lebih dari 5.000 orang. Dia juga menuduk pasukan Ukraina harus bertanggung jawab akibat kematian warga sipil.

Sementara itu Petro Andryushchenko, ajudan Wali Kota Mariupol, mengatakan melalui Telegram, jumlah warga kota yang pergi jauh berkurang. Salah satu penyebabnya warga tidak ingin dievakuasi serta Rusia telah memperlambat pemeriksaan keluar.

Menurut Andryushchenko, sekitar 10.000 warga masih antre melewati pemeriksaan pasukan Rusia. Tujuan pemeriksaan untuk memilah antara warga sipil dan militer Ukraina. Militer Rusia tidak mengizinkan pasukan Ukraina yang terkepung kabur dengan pengungsi sipil. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

57 tahun lalu

Karina dan Winter Aespa Terbang Langsung ke Meksiko, Dukung Korsel di Piala Dunia 2026!

57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal