YERUSALEM, iNews.id - Militer Israel menunda latihan perang terkait memanasnya eskalasi di Yerusalem Timur dengan warga Palestina. Bentrokan tentara Israel dengan warga Palestina kembali pecah di Masjid Al Aqsa, Senin (10/5/2021).
Penundaan latihan perang bertujuan agar pasukan keamanan bisa fokus terhadap potensi meningkatnya ketegangan.
Angkatan bersenjata Israel merencanakan memulai latihan perang terbesar mereka dalam 30 tahun, menggunakan sandi 'Chariots of Fire.
Kepala staf Letnan Jenderal Aviv Kohavi yang mengeluarkan keputusan penundaan latihan dan menginstruksikan pasukan untuk fokus pada semua upaya persiapan menghadapi skenario terburuk.
Pasalnya bentrokan berpotensi menjalar ke wilayah lain seperti Tepi Barat dan Jalur Gaza.