Belum Berakhir, Rusia Peringatkan Gempa Susulan Bermagnitudo 7,5

Anton Suhartono
Pakar kegempaan Rusia memperingatkan potensi gempa bumi bermagnitudo hingga 7,5 dalam sebulan ke depan (USGS)

MOSKOW, iNews.id - Pakar kegempaan Rusia memperingatkan potensi gempa bumi bermagnitudo hingga 7,5 dalam sebulan ke depan, dampak dari guncangan M8,7 pada Rabu (30/7/2025).

Menurut pakar seismologi, gempa M7,5 itu merupakan susulan karena pelepasan energi masih berlangsung.

Awalnya, Dinas Geofisika Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia mengungkap tempa terbaru di Semenanjung Kamchatka bermagnitudo 7,5, kemudian merevisinya menjadi 7,9, sebelum memutakhirkannya kembali menjadi 8,5.

Sementara itu Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mulanya menyebut gempa itu bermagnitudo 8,0 sebelum memutkhirkannya menjadi 8,7. 

Titik pusatnya sekitar 126 km di sebelah tenggara Petropavlovsk-Kamchatsky dengan kedalaman 30 km.

Gempa ini merupakan yang terkuat di Rusia sejak 5 November 1952. Saat itu Semenanjung Kamchatka diterjang gempa M9,0 yang memicu tsunami setinggi 18 mneter.

"Gempa terkuat di zona fokus seismik Kamchatka sejak 1952 baru saja terjadi. Magnitudonya, menurut berbagai perkiraan, mencapai 8,7," bunyi pernyataan Layanan Geofisika Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia cabang Kamchatka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
24 hari lalu

Gempa Besar M6,3 Guncang Vilyuchinsk Rusia, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di RI

Nasional
1 bulan lalu

Gempa M6,0 Guncang Jepang, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami di Indonesia

Nasional
1 bulan lalu

Bos PLN Ungkap Kerusakan Jaringan Listrik di Aceh Imbas Banjir, Lebih Parah dari Tsunami 2004

Internasional
1 bulan lalu

Gempa Besar M6,2 Guncang Peru, BMKG Pastikan Tak Picu Tsunami di Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal