Bayi Gaza Ini Diselamatkan dari Rahim Ibu yang Tewas Dibom Israel, Lahir Yatim Piatu

Anton Suhartono
Bayi ini diselamatkan dari rahim ibunya yang meninggal akibat serangan udara Israel di Rafah, Gaza (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Seorang bayi perempuan lahir dari rahim ibunya yang meninggal dunia akibat serangan Israel di Kota Rafah, Jalur Gaza, Palestina, Sabtu (20/4/2024). Perempuan bernama Sabreen Al Sakani itu terbunuh bersama suami dan seorang anaknya yang lain dalam serangan udara tentara Zionis terhadap dua rumah berdampingan. 

Pejabat kesehatan di Gaza mengungkap 19 orang tewas dalam serangan itu, 13 di antaranya merupakan anak-anak dari satu keluarga.

Mohammed Salama, dokter yang merawat sang bayi, mengatakan persalinan dilakukan melalui operasi Caesar karena ibunya telah meninggal. Bayi tersebut lahir di usia kandungan 30 pekan dengan berat 1,4 kg. Kondisi sang bayi stabil dan membaik secara bertahap.

Menurut Salama, bayi akan dirawat selama 3 hingga 4 pekan. Setelah itu akan dilihat perkembangannya. Jika sudah sehat, rumah sakit masih menentukan siapa yang akan merawatnya, apakah kakaknya yang juga masih kecil, bibi dan paman, atau kakek dan neneknya. 

"Ini tragedi terbesarnya, kalaupun anak ini selamat, dia terlahir sebagai yatim piatu," ujar Salama, dikutip dari Reuters, Senin (22/4/2024).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal