Bantai Puluhan Anjing dan Kucing untuk Diambil Dagingnya, Suami Istri Ditangkap

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi anjing yang dijual dagingnya di pasar Asia (ilustrasi). (Foto: AFP)

HANOI, iNews.id – Sepasang suami istri di Vietnam ditangkap karena tuduhan membunuh puluhan anjing dan kucing peliharaan untuk diambil dagingnya. Pemerintah setempat melarang penculikan binatang dan jual beli dagingnya di toko-toko bahan makanan maupun pasar.

Di kalangan masyarakat tradisional Vietnam, menyantap daging anjing dengan ditemani minuman anggur atau bir dianggap memiliki kenikmatan sendiri. Pemandangan semacam itu bahkan kadang dinilai lumrah di beberapa wilayah negara komunis itu.

Sementara, daging kucing—walaupun tidak sepopuler anjing—juga terkadang muncul pada beberapa menu hidangan di negeri itu. Dalam bahasa penduduk setempat, menu daging kucing sering diganti dengan sebutan “harimau kecil”.

Akan tetapi, hewan-hewan itu juga banyak yang dibesarkan dengan penuh kasih sayang sebagai hewan peliharaan oleh keluarga-keluarga di Vietnam. Pada Minggu (14/6/2020), penduduk di Provinsi Thanh Hoa, sekitar 200 kilometer di selatan Hanoi, dibuat kaget saat menemukan bangkai hewan peliharaan mereka berserakan di jalan-jalan.

Mereka kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi. Aparat setempat pun kemudian menangkap seorang laki-laki dan seorang perempuan yang kedapatan mengumpulkan anjing dan kucing yang mati di dalam tas mereka, menurut situs berita VNExpress.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sindikat Judol Hayam Wuruk Kelola 145 Situs, Server di Brasil hingga Vietnam

57 tahun lalu

2 Pabrik Komponen Otomotif di Indonesia Pindah ke Vietnam, Ribuan Karyawan Terancam PHK

57 tahun lalu

Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya

57 tahun lalu

Viral Pria Diduga Lecehkan Anjing di Jakut, Polisi Periksa dan Tes Kejiwaan Pelaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal