Bantah Trump, Iran: AS yang Minta Negosiasi Akhiri Perang

Anton Suhartono
Iran membantah klaim Donald Trump yang menyebut pihaknya lebih dulu memohon negosiasi untuk mengakhiri perang (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Pemerintah Iran membantah klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut pihaknya lebih dulu memohon negosiasi untuk mengakhiri perang. Hal yang tepat justru sebaliknya.

Trump menyebut negosiasi langsung antara kedua negara telah berlangsung. Namun, Teheran menegaskan justru pihak AS yang lebih dulu meminta pembicaraan untuk mengakhiri perang.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran Esmaeil Baghaei menegaskan hingga kini tidak ada negosiasi langsung antara Teheran dengan Washington. Namun dia mengakui adanya komunikasi tidak langsung melalui sejumlah negara mediator.

Menurut Baghaei, Iran menerima pesan dari AS yang menunjukkan keinginan untuk membuka perundingan demi mengakhiri konflik. Pesan tersebut disampaikan melalui negara-negara sahabat dan telah ditanggapi sesuai prinsip kebijakan Teheran.

“Kami belum melakukan pembicaraan dengan AS. Selama beberapa hari terakhir, pesan telah diterima dari sejumlah negara sahabat mengenai tuntutan AS untuk pembicaraan yang bertujuan mengakhiri perang,” ujarnya, dikutip dari kantor berita IRNA, Rabu (25/3/2026).

Dia juga menegaskan, dalam komunikasi tidak langsung tersebut, Iran menyampaikan peringatan keras kepada AS terkait potensi dampak serius jika terjadi serangan terhadap infrastruktur penting negara itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 menit lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Internasional
1 jam lalu

Trump Ajak Damai, Iran: Kami Tak Akan Tertipu Lagi!

Internasional
4 jam lalu

Israel Akan Caplok Lebanon Selatan

Internasional
5 jam lalu

Ditarik dari Medan Perang Iran, Kapal Induk AS USS Gerald R Ford Ternyata Banyak Masalah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal