Aturan Baru, Israel Larang Wartawan Publikasikan Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas Militer

Anton Suhartono
Militer Israel memperketat aturan pemberitaan media-media dalam negeri terkait serangan Iran (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel memperketat aturan pemberitaan media-media dalam negeri terkait serangan Iran. Aturan baru ini dikeluarkan di tengah konflik terbaru kedua negara sejak Minggu (7/6/2026).

Dalam surat edaran yang diterbitkan otoritas sensor militer Israel, Senin (8/6/2026), para jurnalis dilarang memublikasikan informasi tentang rudal Iran yang menghantam fasilitas-fasilitas militer Israel.

Mereka juga harus mematuhi instruksi mengenai setiap serangan Iran atau kelompok Hizbullah ke arah Israel.

“Jangan memublikasikan jumlah pasti rudal yang diluncurkan dalam setiap serangan. Anda dapat menggunakan istilah umum seperti rudal yang tersebar atau belasan, tetapi bukan angka persis,” bunyi surat tersebut.

“Jangan memublikasikan laporan tentang rudal yang jatuh sebelum mencapai target atau jatuh di sepanjang jalurnya. Sebaliknya, sampaikan rudal tersebut tidak mencapai tujuannya."

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejam! Parlemen Israel Sahkan UU Sita Pajak Bea Cukai Palestina

57 tahun lalu

Terungkap, Serangan Rudal Iran Hancurkan Hanggar Pesawat Pangkalan Udara Israel

57 tahun lalu

Nah, AS Tiba-Tiba Cabut Jatah Kuota Tiket untuk Suporter Iran di Piala Dunia

57 tahun lalu

Terungkap! AS Tak Bantu Israel Tangkis Serangan Rudal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal