AS Siapkan Operasi Militer ke Kuba

Anton Suhartono
Pemerintahan Donald Trump mulai mempertimbangkan operasi militer ke Kuba (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai mempertimbangkan operasi militer ke Kuba. AS menganggap, tekanan melalui sanksi ekonomi yang keras serta blokade minyak saja belum cukup untuk negara kepulauan tersebut.

"Gagasan awal tentang Kuba adalah bahwa kepemimpinannya lemah dan kombinasi penegakan sanksi yang ditingkatkan, terutama blokade minyak, serta kemenangan militer AS yang jelas di Venezuela dan Iran, akan menakut-nakuti Kuba untuk membuat kesepakatan," kata seorang pejabat AS, kepada surat kabar The New Yortk Times (NYT), dikutip Selasa (19/5/2026).

Namun, lanjut dia, perkiraan AS mengenai Iran salah. Bahkan Kuba dianggap lebih tangguh dari perkiraan sebelumnya, meski diblokade.

"Jadi sekarang (opsi) tindakan militer ada di meja, dengan cara yang sebelumnya tidak ada," katanya.

Komando AS sedang menjajaki berbagai skenario yang jauh melampaui operasi yang ditargetkan untuk menangkap individu tertentu. Tindakan potensial Departemen Pertahanan (Pentagon) berkisar mulai dari serangan udara tunggal untuk memaksa pemerintah menyerah, hingga serangan darat skala penuh, bertujuan untuk menggulingkan rezim total.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

57 tahun lalu

Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

57 tahun lalu

Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah

57 tahun lalu

Prabowo: Saya Baik sama Putin, tapi Juga Baik sama Trump

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal