AS Sebut 5 Negara Muslim Pertimbangkan Berdamai dengan Israel

Anton Suhartono
Mark Meadows (Foto: AFP)

MOSINEE, iNews.id - Gedung Putih menyebut ada lima negara berpenduduk mayoritas muslim yang sedang mempertimbangkan untuk menormaliasi hubungan dengan Israel.

Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows, dalam penerbangan bersama Presiden Donald Trump menuju Wisconsin untuk mengikuti kampanye Pilpres AS, seperti dikutip dari Reuters, Jumat (18/9/2020), mengatakan, lima negara diperkirakan akan mengikuti jejak Uni Emirat Arab (UEA) dan Bahrain yang pada Selasa lalu meneken perjanjian damai dengan Israel di Gedung Putih, Amerika Serikat.

Namun Meadows belum mau menyebut lima negara tersebut. Hanya saja dia memberikan klu bahwa tiga di antaranya berada di kawasan alias negara Timur Tengah.

Sebelumnya Trump dengan yakin mengatakan akan ada lebih banyak negara yang setuju menormalisasi hubungan dengan Israel setelah penandatangaban UEA dan Bahrain.

Negara yang disebut-sebut akan menyusul adalah Oman, di mana duta besarnya menghadiri penandatanganan di Gedung Putih.

Trump juga memperkirakan Arab Saudi akan ikut berdamai dengan Israel, namun Raja Salman beberapa kali menegaskan kemerdekaan Palestina merupakan harga mati yang harus diselesaikan terlebih dulu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jenderal Lebanon Dibunuh Israel, Hizbullah: Kejahatan Keji!

57 tahun lalu

AS Naikkan Level Ancaman Mata-Mata Israel dari Tinggi Menjadi Kritis, Ini Pemicunya

57 tahun lalu

Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza

57 tahun lalu

Mobil Dibom Israel, Jenderal Angkatan Darat Lebanon Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal