AS Latih Ratusan Tentara Ukraina Gunakan Howitzer untuk Lawan Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Tentara Ukraina menggunakan howitzer kiriman AS untuk melawan pasukan Rusia. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat telah melatih ratusan tentara Ukraina tentang cara mengoperasikan howitzer yang dikirim Washington DC ke negara bekas Uni Soviet itu. Pelatihan itu menjadi bagian dari paket bantuan militer AS dalam menanggapi operasi militer khusus Rusia di Ukraina. 

“Hingga hari ini, lebih dari 220 tentara Ukraina telah menyelesaikan pelatihan (M777 howitzer). Ada tambahan 150 lebih yang saat ini sedang menjalani pelatihan howitzer,” kata Sekretaris Pers Departemen Pertahanan AS (Pentagon), John Kirby, saat konferensi pers di kantornya, Jumat (6/5/2022) waktu setempat.

Dia menjelaskan, kelompok lainnya dari tentara Ukraina yang terdiri atas 15 personel telah menyelesaikan pelatihan mereka terkait cara menggunakan radar seluler Q64. Sementara itu, sekitar 60 tentara Ukraina lagi telah menyelesaikan pelatihan kendaraan pengangkut personel lapis baja M113. 

Adapun 50 anggota militer Kiev lainnya saat ini juga sedang dilatih menggunakan kendaraan tempur tersebut.

Tak cukup sampai di situ, kata Kirby, sebanyak 20 tentara Ukraina juga dilatih AS untuk mengoperasikan dronePhoenix Ghost. Saat ini, sudah seminggu lamanya mereka menjalani kursus pelatihan pesawat tak berawak itu.

Pada 24 Februari, Rusia mulai melancarkan operasi militer khusus di Ukraina. Agresi militer itu menyusul seruan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) yang meminta bantuan Moskow untuk mempertahankan mereka dari serangan intensif oleh pasukan Kiev. 

DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina. Rusia mengatakan bahwa tujuan dari operasi khusus di dua wilayah itu adalah untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Klaim Tembakkan Rudal dan Drone, Paksa Kapal Perang AS Mundur dari Teluk Oman

57 tahun lalu

Detik-Detik Bandara Kuwait Diguncang Ledakan Drone Iran, 63 Orang Terluka

57 tahun lalu

Iran Balas Serangan Amerika Pakai Rudal Angkatan Laut dan Drone Masif

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal