AS Khawatir China Bangun Pangkalan Militer di Kamboja: Bisa Ganggu Keamanan Kawasan

Anton Suhartono
Ned Price (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) prihatin dengan pembangunan pangkalan militerChina di Kamboja. Departemen Luar Negeri (Deplu) AS mendesak China untuk transparan dengan aktivitas di pangkalan itu.

Juru Bicara Deplu AS Ned Price mengatakan China terlibat dalam proyek konstruksi di Pangkalan Angkatan Laut (AL) Ream.

"Kami telah melihat RRC terlibat dalam proyek konstruksi signifikan yang sedang berlangsung di Pangkalan Angkatan Laut Ream. Seperti kami sampaikan, kehadiran militer RRC secara eksklusif di Ream bisa mengancam otonomi Kamboja dan mengganggu keamanan kawasan," kata Price, dikutip dari Sputnik, Selasa (7/6/2022).

Menurut Price, AS prihatin tentang kurangnya transparansi soal proyek tersebut, termasuk mengenai keterlibatan militer China dalam pembangunan serta pemanfaatan fasilitas pasca-konstruksi.

Sebelumnya surat kabar The Washington Post, mengutip informasi dari sumber pejabat AS, melaporkan China diam-diam membangun fasilitas AL di dekat Pangkalan Angkatan Laut Ream yang berada di Teluk Thailand. Pangkalan itu disebut akan digunakan secara eksklusif untuk operasi militer China.

Seorang pejabat China mengonfirmasi laporan The Washington Post itu bahwa hanya sebagian dari fasilitas baru yang akan digunakan oleh militer. Dia membantah pangkalan itu akan digunakan eksklusif untuk militer. Menurut pejabat tersebut, pangkalan itu juga akan dimnfaatkan oleh para ilmuwan. 

Upacara peletakan batu pertama fasilitas AL akan berlangsung pada Kamis mendatang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS

57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal