AS Disebut Gagal Tembak Jatuh Drone Houthi di Laut Merah, Rudal Malah Meledak dekat Kapal Gabon

Ahmad Islamy Jamil
Tangkapan layar dari video menunjukkan kapal kargo 'Galaxy Leader', yang dimiliki bersama oleh sebuah perusahaan Israel, dibajak oleh Houthi yang didukung Iran dari Yaman di Laut Merah pada 20 November 2023. (Foto: Anadolu via Reuters)

SANAA, iNews.id – Kelompok Houthi di Yaman menyebut kapal perang AS gagal menembak jatuh drone mereka di Laut Merah. Alih-alih menyasar drone Houthi, rudal AS malah meledak dekat sebuah kapal milik Gabon.

Juru Bicara Houthi, Mohammed Abdul-Salam mengatakan, kapal milik Gabon itu sedang melakukan perjalanan dari Rusia. “Laut Merah akan menjadi arena yang membara jika AS dan sekutunya terus melakukan penindasan. Negara-negara yang berbatasan dengan Laut Merah harus menyadari realitas bahaya yang mengancam keamanan nasionalnya,” ujarnya.

Dia menuturkan, saat sebuah pesawat pengintai tak berawak milik Houthi sedang melakukan pengintaian di Laut Merah, sebuah kapal perang AS melepaskan tembakan dengan banyak senjata secara membabi buta.

“(Ini) menunjukkan keadaan kebingungan dan kekhawatiran (dari pihak AS). Salah satu rudal meledak di dekat perjalanan kapal milik Gabon di selatan dari Laut Merah, yang datang dari pelabuhan Rusia,” ungkap Abdessalam melalui Telegram.

Pada Rabu (20/12/2023), pemimpin Houthi, Abdelmalek al-Houthi, memperingatkan bahwa mereka akan menyerang kapal perang AS jika Washington DC mencoba menyasar kelompoknya.

Pekan lalu, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mengumumkan pembentukan operasi multinasional untuk mengamankan Laut Merah di tengah meningkatnya serangan Houthi terhadap kapal kargo. Austin mengatakan, ada jumlah negara yang mengambil bagian dalam operasi tersebut. 

Beberapa di antaranya adalah Inggris, Bahrain, Kanada, Prancis, Italia, Belanda, Norwegia, Seychelles, dan Spanyol. Houthi pun berjanji akan menyerang kapal mana pun yang bergabung dengan koalisi maritim pimpinan Amerika Serikat itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Intelijen Israel Bisiki AS, Iran Ingin Bunuh Trump

57 tahun lalu

Situasi Timur Tengah Terkini: AS Hentikan Serangan ke Iran

57 tahun lalu

PM Israel Netanyahu: Perang Lawan Iran Belum Selesai!

57 tahun lalu

Tegang! Pesawat-Pesawat Militer AS Gentayangan di Sekitar Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal