AS Dilaporkan Siap Kirim Sistem Pertahanan Rudal NASAMS ke Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Sistem pertahanan rudal NASAMS (ilustrasi). (Foto: Ist./Twitter)

WASHINGTON DC, iNews.idAmerika Serikat dalam pekan ini diperkirakan mengumumkan pembelian sistem pertahanan rudal permukaan-ke-udara jarak menengah hingga jarak jauh untuk Ukraina. Hal itu diungkapkan oleh media AS, mengutip sumber yang mengetahui rencana tersebut.

Sementara itu, bantuan militer lainnya ke Kiev—yang kemungkinan juga akan diumumkan oleh Washington DC minggu ini—di antaranya terdiri atas amunisi artileri tambahan dan radar kontra-artileri.

Sumber itu menyebutkan, para pejabat Ukraina telah meminta AS untuk mengirimkan sistem pertahanan rudal permukaan-ke-udara jarak menengah NASAMS. Jika senjata itu diterima Kiev, pasukan Ukraina perlu mengikuti pelatihan dari militer AS untuk mengoperasikannya.

AS sebelumnya telah mengirimkan sejumlah peralatan militer ke Ukraina, termasuk Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi (HIMARS). Pada Kamis (23/6/2022) lalu, CNN dengan mengutip pejabat AS melaporkan, Washington DC tidak terlalu berharap senjata-senjata yang telah mereka pasok itu bakal mengubah situasi di lapangan dalam waktu cepat.

Awal bulan ini, Presiden AS Joe Biden mengatakan, pihakya akan memberikan Ukraina paket bantuan keamanan tambahan senilai 1 miliar dolar AS. Menurut Departemen Pertahanan AS (Pentagon), paket tersebut antara lain mencakup beberapa amunisi sistem peluncuran roket berpemandu, 18 howitzer, 36.000 butir amunisi artileri, serta dua sistem rudal antikapal Harpoon tambahan.

Paket itu juga mencakup dana inisiatif bantuan keamanan Ukraina sebanyak 650 juta dolar AS, di samping dua tambahan sistem pertahanan pantai Harpoon dan ribuan perangkat radio dan night vision.

Pada pertengahan Juni, Pemerintah AS juga mengumumkan paket bantuan militer untuk Ukraina yang akan mencakup 1.000 rudal antitank Javelin, 50 unit peluncuran komando, empat helikopter Mi-17, serta empat HIMARS.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Iran Beberkan Alasan Walk Out saat Negosiasi dengan AS, Singgung Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal