AS Desak Dewan Keamanan PBB Segera Beri Sanksi ke Iran

Nathania Riris Michico
AS mendesak Dewan Keamanan PBB untuk memberi sanksi Iran atas tindakannya di Timur Tengah. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) mendesak Dewan Keamanan (DK) PBB untuk memberi sanksi Iran atas tindakannya di Timur Tengah. AS kembali menuduh Iran memasok rudal ke pemberontak Houthi di Yaman dan melanggar embargo senjata internasional.

"Ketika berhadapan dengan negara yang terus-menerus melanggar resolusi Dewan ini, adalah penting untuk kita mengejar konsekuensi yang sebenarnya," kata Wakil Dubes AS untuk PBB, Jonathan Cohen, seperti dilaporkan AFP, Kamis (28/6/2018).

"Itulah mengapa kami mendesak anggota Dewan ini untuk bergabung dengan kami dalam pengenaan sanksi yang menargetkan perilaku jahat Iran di kawasan," tegasnya.

Ini merupakan pertemuan DK PBB pertama sejak Presiden Donald Trump mengumumkan AS menarik diri dari perjanjian nuklir Iran pada 8 Mei.

Lalu pada 24 Mei, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) menyimpulkan untuk ke-11 kali bahwa Iran sudah memenuhi komitmennya.

Dalam laporan terbaru, PBB menyatakan komponen rudal yang ditembakkan ke Arab Saudi oleh Houthi memang diproduksi di Iran. Namun para pejabat PBB belum bisa menentukan, apakah senjata itu dikirim sebelum atau setelah penerapan embargo senjata di Yaman pada Juli 2016.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Megapolitan
2 hari lalu

Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal