AS Akan Kirim Roket Jarak Jauh ke Ukraina, Rusia Sebut Enggak Pengaruh

Anton Suhartono
Rusia menegaskan bantuan roket jarak jauh AS ke Ukraina tak akan memengaruhi operasi militer khusus (Foto: US Marine)

MOSKOW, iNews.id - Ukraina dalam pembicaraan dengan Barat untuk mendapatkan roket jarak jauh. Senjata itu dilaporkan masuk dalam paket bantuan terbaru yang akan dikirim Amerika Serikat (AS) ke Ukraina berikutnya.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan, bantuan roket jarak jauh hanya akan memperparah konflik. Selain itu, kata dia, bantuan militer apa pun dari AS untuk Ukraina tak akan mengubah arah operasi militer khusus Rusia di Ukraina.

"Iya, ini adalah cara langsung untuk meningkatkan ketegangan, menambah tingkat eskalasi, kita bisa lihat itu. Ini membutuhkan upaya lanjutan, tapi sekali lagi, tidak akan mengubah jalan, operasi militer khusus akan dilanjutkan," kata Peskov, dikutip dari Reuters, Rabu (1/2/2023).

Dua sumber pejabat AS sebelumnya mengatakan, paket bantuan militer senilai 2,2 miliar dolar diperkirakan mencakup roket jarak jauh. Ini adalah pertama kalinya AS mengirim senjata offensif itu.

Roket itu memungkinkan Ukraina untuk menyerang lebih dalam ke wilayah-wilayah yang dikuasai Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal