Anggaran Militer Belum Disetujui, Presiden El Salvador Kirim Pasukan ke Gedung Parlemen

Anton Suhartono
Tentara dan polisi El Salvador berjaga di gedung parlemen terkait sidang membahas anggaran tambahan militer (Foto: AFP)

SAN SALVADOR, iNews.id - Ketua DPR El Salvador Mario Ponce menuduh Presiden Nayib Bukele mencoba mengudeta parlemen dengan mengirim pasukan, Minggu (9/2/2020). Bukele kesal karena anggota parlemen belum juga menyetujui anggaran tambahan untuk militer.

Pria yang juga pemimpin kelompok konservatif Patai Koalisi Nasional (PCN) itu melemparkan tuduhan setelah menggelar pertemuan dengan para perwakilan partai politik.

"Kami tidak bisa merespons dengan senjata di kepala," katanya, seraya menyerukan kepada pemerintah untuk mengedepankan dialog, dikutip dari AFP, Selasa (11/2/2020).

Bukele sebelumnya menyerukan agar parlemen menggelar sidang luar biasa di akhir pekan untuk menyetujui tambahan anggaran sebesar 109 juta dolar AS. Dana itu akan digunakan untuk membeli perlengkapan militer baru bagi tentara dan kepolisian dalam melawan geng kriminal.

Pengajuan anggaran militer tambahan menyebabkan perseturuan antara lembaga eksekutif dan legislatif di salah satu negara dengan tingkat pembunuhan tertinggi di dunia itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
21 jam lalu

Partai Perindo Apresiasi Perludem Usulkan Penerapan MMP: Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu

2 hari lalu

DPR Tetapkan Wahidah Suaib PAW Anggota Ombudsman Pengganti Hery Susanto

2 hari lalu

DPR Minta BPKS Perkuat Tata Kelola, Optimalkan Sabang Jadi Hub Perdagangan dan Logistik

2 hari lalu

TNI-Polri Ikut Awasi Wajib Pajak, DPR Ingatkan Jangan Sampai Takut-takuti Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal