TEL AVIV, iNews.id - Militer Israel akan memperluas operasi darat di Lebanon meski di tengah gencatan senjata yang berlaku sejak bulan lalu. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) masih menunggu lampu hijau dari para pimpinan politik untuk memulai operasi tersebut.
Anehnya, Israel menggunakan alasan pelanggaran gencatan senjata oleh kelompok Hizbullah. Padahal, militer Zionis yang terus menggempur Lebanon sejak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan gencatan senjata pada pertengahan April.
“Mengingat gencatan senjata dan pelanggaran yang terus berlanjut oleh Hizbullah, tentara Israel sudah bersiap di lapangan untuk memperluas operasi darat di Lebanon,” demikian laporan stasiun televisi Channel 12, mengutip keterangan sumber pejabat keamanan Israel, dikutip Selasa (12/5/2026).
Disebutkan, tentara Zionis sedang melakukan persiapan lapangan untuk memperluas medan pertempuran. Saat ini tiga divisi militer Israel beroperasi di Lebanon.
“Kami sedang mempersiapkan kemungkinan bahwa pimpinan politik akan memberikan lampu hijau memperluas operasi di Lebanon,” kata sumber militer Israel.