650 Hari Serangan Israel ke Gaza, Kerugian Tembus Rp1.000 Triliun

Anton Suhartono
Laporan Kantor Media Pemerinah Gaza total kerugian akibat agresi militer Israel mencapai 62 miliar dolar AS atau setara Rp1.012 triliun (Foto: AP)

GAZA, iNews.id - Perang Israel di Jalur Gaza telah berlangsung lebih dari 650 hari, meninggalkan kehancuran luar biasa dan krisis kemanusiaan paling parah dalam sejarah wilayah itu. Berdasarkan laporan Kantor Media Pemerinah Gaza, total kerugian ekonomi akibat agresi militer Israel telah mencapai 62 miliar dolar AS atau setara Rp1.012 triliun.

Angka itu mencerminkan dampak gabungan dari kehancuran infrastruktur, hilangnya sumber penghidupan, kelumpuhan sektor kesehatan dan pendidikan, serta runtuhnya aktivitas ekonomi secara menyeluruh.

Kota Mati: 88 Persen Wilayah Gaza Tak Layak Huni

Sejak awal serangan besar-besaran pada Oktober 2023, lebih dari 84.000 bangunan di Gaza, termasuk rumah warga, sekolah, rumah sakit, dan pasar, hancur total atau rusak berat. 

Sekitar 88 persen wilayah Gaza kini dinyatakan tak layak huni, menurut data Kantor Media Pemerintah Gaza.

“Gaza berubah jadi gurun beton. Rumah-rumah jadi reruntuhan, sekolah jadi puing. Tak ada lagi yang bisa disebut kota,” ujar seorang relawan kemanusiaan dari LSM internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

57 tahun lalu

Blak-blakan, Trump Sebut Netanyahu Keberatan AS Berdamai dengan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal