SEOUL, iNews.id - Korea Selatan (Korsel) memiliki presiden baru, Yoon Suk Yeol. Mantan jaksa agung berusia 61 tahun ini akan memimpin negeri ginseng tersebut selama lima tahun ke depan, menggantikan Presiden Moon Jae In.
Yoon yang diusung partai oposisi konservatif Partai Kekuatan Rakyat berhasil mengalahkan kandidat lain dari kubu liberal Partai Demokrat, Lee Jae Myung. Selisih suaranya tipis, 0,78 persen atau 263.000 suara.
Yoon meraih 48,6 persen sementara Lee 47,8 persen dari total 98 persen suara yang dihitung. Pemilihan pada Rabu (9/3/2022) ini dianggap terketat sepanjang sejarah Korsel sejak menggelar pemilu presiden pada 1987.
Yoon baru mengundurkan diri pada 4 Maret 2021 sebagai jaksa agung, tepat empat bulan sebelum masa jabatannya berakhir. Saham politiknya meningkat di kalangan konservatif Korsel setelah mengundurkan diri. Yoon resmi mengumumkan pencalonannya untuk pemilihan presiden ke-20 pada 29 Juni 2021. Dia kerap mengkritik pemerintahan Moon Jae-in dan Partai Demokrat.
Empat bulan kemudian, Yoon terpilih sebagai calon presiden dari oposisi utama People Power Party hingga kemudian memenangkan pemilu presiden. Namun, survei pra-pemilihan menunjukkan warga Korsel memilihnya daripada menunjukkan kemarahan kepada Moon dan Partai Demokrat.