5 Negara termasuk AS dan Australia Bentuk Grup Baru Partners in the Blue Pacific, Ini Tujuannya 

Anton Suhartono
Lima negara, yakni Amerika Serikat, Australia, Jepang, Selandia Baru, dan Inggris membentuk Partners in the Blue Pacific (PBP) (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS), Australia, Jepang, Selandia Baru, dan Inggris meluncurkan kelompok baru yang diberi nama Partners in the Blue Pacific (PBP). Tujuan kelompok informal ini adalah meningkatkan hubungan ekonomi serta diplomatik dengan negara-negara kepulauan Pasifik.

Gedung Putih menyatakan PBP berupaya mendukung regionalisme Pasifik serta memperkuat hubungan ekonomi antara pulau-pulau Pasifik dengan seluruh dunia.

"Kami bersatu dalam tekad bersama untuk mendukung kawasan yang bermanfaat bagi masyarakat Pasifik. Kami juga bersatu, menggunakan cara kami, untuk mewujudkan visi ini sesuai dengan prinsip regionalisme Pasifik, kedaulatan, transparansi, akuntabilitas, dan yang terpenting dipimpin dan dipandu oleh Kepulauan Pasifik," bunyi pernyataan, dikutip dari Gedung Putih, Sabtu (25/6/2022).

Koordinator Gedung Putih untuk Indo-Pasifik Kurt Campbell pada Kamis lalu berharap lebih banyak pejabat tinggi AS mengunjungi negara-negara kepulauan Pasifik. 

Pemerintahan Presiden Joen Biden berjanji akan memberikan lebih banyak sumber daya untuk Indo-Pasifik, di tengah meningkatnya pengaruh China di kawasan. China meningkatkan kehadirannya melalui investasi di Pasifik serta pertahanan.

Menurut Campbell, AS membutuhkan lebih banyak fasilitas diplomatik di seluruh kawasan serta akan meningkatkan kontak dengan negara-negara kepulauan Pasifik yang masih jarang mendapat perhatian.

AS dan sekutunya bisa dibilang kecolongan dengan kerja sama keamanan yang diteken China dengan Kepulauan Solomon. Meski demikian pemerintahan Solomon membantah kehadiran pasukan China di wilayahnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Siaga 1 Berlaku, Kemlu Pantau WNI di Iran di Tengah Ancaman Serangan AS

Nasional
7 jam lalu

Tak Langsung Berlaku, Ini Sederet Tahapan Perjanjian Tarif Indonesia-AS yang Harus Dilalui

Nasional
8 jam lalu

Perdana! Indonesia bakal Pimpin Sidang Dewan HAM PBB di Jenewa

Internasional
10 jam lalu

Greenland Tolak Mentah-Mentah Bantuan RS Terapung Trump, Sindir Berobat di AS Harus Bayar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal