202 Imigran Rohingya Masuk ke Langkawi, Hasil Tes Semua Negatif Corona

Ahmad Islamy Jamil
Imigran Rohingya berlayar dengan perahu kayu (ilustrasi). (Foto: AFP)

LANGKAWI, inews.id – Sebanyak 202 imigran ilegal dari etnik Rohingya mendarat di daerah pesisir dekat Ritz-Carlton Beach Resort di Langkawi, Kedah, Malaysia, akhir pekan lalu. Setelah menjalani tes, tidak ada satu pun dari mereka yang menunjukkan gejala infeksi virus corona (Covid-19).

Screening (penyaringan) kesehatan awal terhadap para imigran itu dilakukan tim dari Departemen Kesehatan Distrik Langkawi, Senin (6/4/2020) kemarin, atau sehari setelah mereka mendarat di pulau itu. Langkawi selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata bahari favorit di Malaysia.

“Selama penyaringan awal yang dilakukan pada Senin pagi, tidak satu pun dari mereka yang ditemukan menderita demam,” kata Wakil Direktur Operasi Maritim Malaysia (MMEA) Wilayah Kedah dan Perlis, Kapten Maritim Zulinda Ramly, dikutip The Straits Times, Selasa (7/4/2020).

“Saat ini, semua 202 imigran ilegal berusia antara enam hingga 55 tahun itu berada di bawah tahanan di Pangkalan MMEA Bukit Malut. Mereka terdiri atas 152 laki-laki, 45 perempuan, empat remaja pria dan seorang remaja perempuan,” ungkapnya.

Otoritas di Langkawi menduga sedikitnya ada empat orang yang menjadi dalang di balik pendaratan ilegal para imigran itu. Namun, aparat keamanan memastikan, tidak ada keterlibatan penduduk setempat dalam kasus tersebut.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Kesehatan Malaysia, Datuk Dr Noor Hisham Abdullah menyatakan, para imigran ilegal itu telah diisolasi. “Kami telah mengisolasi mereka dan saat ini sedang melakukan pengujian dan penyaringan untuk Covid-19,” katanya saat konferensi pers harian tentang Covid-19 di Putrajaya, kemarin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal