2000 Anak Terpisah dari Keluarga akibat Kebijakan Migran AS

Nathania Riris Michico
Sebanyak 2.000 anak-anak migran terpisah dari keluarga mereka di perbatasan AS dalam enam pekan. (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Sebanyak 2.000 anak-anak migran terpisah dari keluarga mereka di perbatasan Amerika Serikat (AS) dalam enam pekan.

Menyusul tindakan keras Pemerintahan Trump terhadap penyeberangan perbatasan ilegal dari Meksiko, petugas menahan orang dewasa, yang berarti anak-anak yang pergi dengan mereka dipisahkan dari mereka. Masalah ini menyebabkan badai politik yang berkembang di AS.

Ini berarti mereka yang memasuki AS secara tidak teratur dituntut secara kriminal.

Ketika orang dewasa dituduh melakukan kejahatan dan ditahan, anak-anak yang bepergian bersama mereka dipisahkan dan digolongkan sebagai anak di bawah umur yang tidak didampingi.

Kementerian Keamanan Dalam Negeri AS menunjukkan, sebanyak 1.995 anak-anak dipisahkan dari 1.940 orang dewasa yang ditahan antara 19 April hingga 31 Mei lalu.

Tidak ada informasi mengenai usia anak-anak itu.

Mereka diserahkan ke perawatan Kementerian Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS, lalu dipindahkan ke fasilitas penahanan atau pengasuhan pemerintah sementara para petugas berusaha menyelesaikan kasus mereka.

PBB meminta AS untuk segera menghentikan pemisahan keluarga itu.

Pada Kamis (14/6), Jaksa Agung Jeff Sessions mengatakan, memiliki anak tidak akan melindungi para migran yang melintasi perbatasan dari penuntutan. Dia mengutip ayat Alkitab untuk membela pendekatan tanpa toleransi itu.

Sessions mengutip satu ayat dari Surat Paulus kepada orang-orang Romawi untuk mematuhi hukum pemerintah. Banyak pihak yang menyebut ayat itu digunakan untuk menjustifikasi perbudakan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Soccer
4 hari lalu

Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Bermasalah, Situs FIFA Error, Antrean Mengular

Internasional
1 bulan lalu

Setelah El Mencho Tewas, AS Bidik Pemimpin Kartel Sinaloa

Internasional
1 bulan lalu

Trump Komentari Kematian El Mencho: Kita Tumbangkan Bos Kartel Paling Jahat!

Internasional
1 bulan lalu

Meksiko Mencekam, FIFA Pantau Terus Perkembangan Jelang Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal