2 Orang Tewas usai Digigit Kutu, Korban Diduga Terinfeksi CCHF

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi pasien tewas setelah digigit kutu. (Foto: Ist.)

ANKARA, iNews.id – Dua orang tewas setelah digigit kutu di Provinsi Sivas, Turki. Para korban diduga mengidap demam berdarah Krimea-Kongo (CCHF) karena terinfeksi virus yang dibawa oleh kutu tersebut. 

Kantor berita Anadolu pada Kamis (13/7/2023) melaporkan, korban pertama adalah warga Desa Kurucaabat berusia 76 tahun. Pria lansia tersebut sempat dirawat di unit perawatan intensif (ICU) dengan gejala demam. Akan tetapi, dokter tidak dapat menyelamatkannya.

Berikutnya, seorang warga Desa Minarekaya berusia 47 tahun juga dirawat di rumah sakit seusai terkena gigitan kutu. Media lokal menambahkan, nyawa pasien kedua ini juga tidak dapat diselamatkan.

Menurut Anadolu, seorang warga dari provinsi yang sama juga pernah dirawat di rumah sakit dengan gejala yang sama pada Mei lalu.

CCHF adalah penyakit virus zoonosis yang berbahaya. Gejalanya antara lain bisa berupa demam, keracunan parah, dan pendarahan di kulit. 

Kasus pertama penyakit ini terdeteksi pada 1944 di Krimea. Fase laten dari penyakit ini biasanya berlanjut dari dua hingga tujuh hari. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia, angka kematian akibat penyakit ini cukup tinggi, yaitu 40 persen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam

57 tahun lalu

Tegas! Erdogan: Israel Ancaman bagi Turki dan Dunia

57 tahun lalu

Menteri Turki Sebut Yerusalem Akan Direbut Umat Islam, Israel Murka

57 tahun lalu

Prabowo Terima Kunjungan Menlu Turki di Hambalang, Ini yang Dibahas 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal