100 Tentara Israel Desak Pemerintah Akhiri Kekerasan Pemukim Yahudi terhadap Palestina

Ahmad Islamy Jamil
Para pemukim Yahudi terus mencaplok tanah milik rakyat Palestina di Tepi Barat dan wilayah lainnya. (Foto: Reuters)

TEPI BARAT, iNews.id – Sebanyak 100 tentaraIsrael mendesak pemerintah untuk mengakhiri kekerasan para pemukim Yahudi terhadap rakyat Palestina. Para tentara itu dulunya pernah bertugas di Tepi Barat yang diduduki zionis

Dalam suratnya, mereka menuntut Menteri Pertahanan Benny Gantz dan Menteri Keamanan Dalam Negeri Omer Bar-Lev segera mengambil tindakan tegas terhadap para pemukim yang melanggar hak-hak rakyat Palestina.

“Kami, prajurit pria dan wanita yang bertanda tangan di bawah ini yang pernah bertugas di Tepi Barat, meminta Anda (Gantz dan Bar-Lev) untuk bertindak tegas terhadap kekerasan pemukim (Yahudi),” ungkap para prajurit itu dalam petisinya yang dikutip Anadolu, pekan ini.

Dalam suratnya, mereka menyatakan kekerasan yang dilakukan oleh para pemukim terhadap warga Palestina telah meningkat dengan dukungan implisit dari negara Israel selama bertahun-tahun. “Kami bertugas di sana dan kami secara pribadi telah melihat bagaimana kekerasan itu terjadi di lapangan,” tutur para tentara itu.

Menurut mereka, fenomena kekerasan pemukim Yahudi semakin intensif sejak tahun lalu. Kekerasan itu bermanifestasi dalam bentuk perusakan properti pribadi, pelemparan batu, dan kekerasan fisik terhadap warga Palestina, serta serangan terhadap para aktivis dan aparat keamanan (Israel). 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tegas! Hamas Tak Akan Serahkan Senjata ke Israel dan AS

57 tahun lalu

Makin Brutal, Pemukim Ilegal Israel Bakar 2 Masjid di Tepi Barat

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal