1 Perempuan Tewas, Polisi Inggris Cari Benda Terkontaminasi Novichok

Nathania Riris Michico
Polisi Inggris melacak barang yang terkontaminasi zat kimia pelumpuh saraf Novichok. (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Perempuan Inggris yang meninggal setelah diracun zat kimia pelumpuh saraf Novichok diduga berinteraksi dengan barang yang sudah terkontaminasi. Polisi saat ini sedang melacak barang dan zat beracun tersebut.

Novichok merupakan zat kimi yang juga digunakan untuk menyerang mantan mata-mata Rusia, Sergei Skripal, dan anaknya, Yulia. Namun keduanya selamat setelah sempat kritis.

Dawn Sturgess (44) meninggal pada Minggu (10/7), lebih dari sepekan setelah terpapar Novichok di Amesbury. Novichok merupakan zat kimia pelumpuh saraf yang dikembangkan oleh militer Soviet selama Perang Dingin.

Kepala kepolisian anti-terorisme Neil Basu mengatakan, reaksi Sturgess dan korban lain, Charlie Rowley (45), yang saat ini masih kritis, menandakan mereka terpapar Novichok dalam dosis tinggi.

"Hipotesis kami adalah mereka seharusnya memegang benda yang sekarang kami cari. Fokus dan prioritas kami saat ini adalah mengidentifikasi dan menemukan benda apa pun yang kami yakini sebagai sumber kontaminasi," kata Basu, seperti dilansir Reuters, Selasa (10/7/2018).

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

57 tahun lalu

8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!

57 tahun lalu

Daftar Medsos yang Dilarang untuk Anak-Anak di Inggris, TikTok hingga Instagram!

57 tahun lalu

Tak Hanya Melarang Medsos, Inggris Perketat Penggunaan AI bagi Anak dan Remaja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal