"Prediksi teman-teman karena kelelahan," katanya.
dr Fitria merupakan tenaga kesehatan yang tergabung dalam tim petugas haji asal Kota Baubau. Dia bersama enam orang dalam timnya bertugas melayani 398 jemaah haji Kloter 38.
Selama menjalankan tugas di Tanah Suci, almarhumah dikenal ulet dan disiplin. Dia juga disebut tidak kenal lelah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada ratusan jemaah.
Kabar meninggalnya dr Fitria membuat keluarga dan kerabat di Baubau berduka. Di rumah duka yang berlokasi di Kecamatan Batupoaro, Kota Baubau, sejumlah kerabat berdatangan untuk menyampaikan belasungkawa.
Keluarga merasa sangat kehilangan sosok dokter yang dikenal baik. Kepergian dr Fitria meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan petugas haji, dan jemaah yang pernah dilayaninya. Sebelumnya, dr Fitria bersama tim petugas haji Kloter 38 dijadwalkan kembali ke Tanah Air pada akhir Juni 2026. Namun, takdir berkata lain.
Jenazah dr Fitria Rezkiani dimakamkan di kompleks pemakaman jemaah haji yang tidak jauh dari Masjidil Haram, Senin pagi (8/6/2026). Sebelum dimakamkan, jenazah almarhumah terlebih dahulu disalatkan di Masjidil Haram.
Prosesi pemakaman berlangsung di Arab Saudi setelah seluruh tahapan dilakukan. Doa pun mengalir untuk almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.