Tradisi Selamatan Wiwit Olah Kopi sejak Tahun 1911

Wisnu Wardhana
Tradisi Selamatan Wiwit Olah Kopi dilakukan secara turun temurun oleh Pabrik Kopi Banaran sejak tahun 1911.

SEMARANG, iNews.id - Tradisi Selamatan Wiwit Olah Kopi dilakukan secara turun temurun oleh Pabrik Kopi Banaran sejak tahun 1911. Tarian yang melibatkan warga dengan pengelola pabrik, mengawali proses pengolahan kopi usai melakukan panen.

Untuk menghasilkan biji kopi pilihan, Pabrik Kopi Banaran menetapkan standar petik merah dengan kualitas terbaik.  Kopi petik merah ini diarak kemudian dimasukkan ke alat pengolahan kopi secara manual.

Pengolahan kopi secara manual bertujuan untuk menciptakan cita rasa kopi yang nikmat. Tradisi ini dilakukan sebagai wujud syukur atas keberhasilan panen kopi yang melimpah dan berkualitas. Selain untuk pasar lokal, kopi jenis arabika dan robusta produksi kebun getas ini juga diekspor ke Eropa.

Hasil panen sebanyak 490 ton kopi dapat dinikmati langsung di Cafe Banaran, terletak persis di depan pabriknya.

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Uniknya Produksi Kopi Khas Pantura Tuban, Biji Disangrai Menggunakan Pasir Pantai

57 tahun lalu

Terekam CCTV, Emak-Emak Curi HP Milik Pedagang di Kebon Jeruk setelah Pura-Pura Beli Es Kopi

57 tahun lalu

Pesta Adat Seren Taun

57 tahun lalu

Nikmatnya Menyeruput Kopi dari Ketinggian 1.745 MDPL di Ecowisata Solok Rajo

57 tahun lalu

Video Racikan Kopi Ala Santri di Jember, Tak Kalah Nikmat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal