KOLAKA TIMUR, iNews.id - Polemik penolakan relokasi pedagang Pasar Rate-Rate, Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara belum berakhir. Para pedagang bersikukuh tidak mau direlokasi ke pasar baru. Mereka beralasan, selain sepi pasar baru juga minim fasilitas.
Mase adalah salah satu dari puluhan pedagang yang berusaha menghalau mobil dinas dan alat berat milik Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kolaka. Aksi orasi Mase dan pedagang pasar ini terjadi akhir pekan lalu, saat aparat Satpol PP hendak melakukan penggusuran.
Rencana relokasi pedagang Rate-Rate hingga kini masih menuai polemik antara pedagang dengan pemerintah setempat. Pedagang menyayangkan, pembangunan pasar baru di Poni-Poniki tidak optimal. Padahal pembangunan pasar menelan biaya hingga milaran rupiah.
Video Editor: Khoirul Anfal