Presiden Iran Menyalahkan Amerika Serikat atas Serangan Israel di Gaza

Betty Usman
Presiden Iran menyerukan pembentukan pemerintahan melalui pemungutan suara oleh “warga Palestina, termasuk Muslim, Kristen dan Yahudi” setelah berakhirnya perang di Gaza.

JAKARTA, iNews.id - Presiden Iran menyerukan pembentukan pemerintahan melalui pemungutan suara oleh “warga Palestina, termasuk Muslim, Kristen dan Yahudi” setelah berakhirnya perang di Gaza. Presiden Ebrahim Raisi mengungkapkan ini usai menghadiri pertemuan puncak luar biasa negara-negara Arab dan Muslim di Riyadh mengenai situasi di Gaza.

Pertemuan itu menyoroti perbedaan signifikan antara sikap Iran dan Arab Saudi mengenai masalah ini. Presiden Raisi menyalahkan AS karena berperan terbesar dalam "kejahatan mengerikan" di Gaza.

Putra Mahkota Saudi Mohammed Bin Salman menegaskan kembali pendirian negaranya mengenai solusi dua negara, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina.

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kuasai Selat Hormuz, Amerika Ancam Serang Oman jika Bekerja Sama dengan Iran

57 tahun lalu

Israel Ngotot Perang, AS Tendang Netanyahu dari Perundingan dengan Iran

57 tahun lalu

Momen Kedatangan 9 Pejuang Kemanusiaan Gaza, Mengaku Disiksa Tentara Israel

57 tahun lalu

Warga Iran Ramai-Ramai Berlatih Pakai Senapan Hadapi Ancaman AS dan Israel

57 tahun lalu

Trump Undang Xi Jinping Berkunjung ke AS September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal