Potensi Cemari Lingkungan, PT Madina Madani Mining Ditolak Warga Mandailing Natal

iNews Pagi

MANDAILING NATAL, iNews.id - Warga Desa Tapus, Kecamatan Lingga Bayu, Mandailing Natal, Sumatera Utara (Sumut), menolak keberadaan perusahaan tambang PT Madina Madani Mining di wilayah mereka. Meski sudah beroperasi sejak 2010 silam, keberadaan tambang ini masih menimbulkan kontroversi, serta penolakan dari warga setempat.

Warga Desa Tapus menolak karena keberadaaan perusahaan tambang tersebut dinilai berdampak buruk bagi lingkungan di sekitar desa. Pasalnya, sejak perusahaan tambang ini beroperasi, sebagian besar lahan milik warga habis karena dijadikan lahan penambangan. Meski warga sering protes, namun pemerintah setempat maupun dari pihak perusahaan tidak pernah merespons.

Sebelumnya pada 2011, PT Madina Madani Mining pernah dinyatakan sebagai perusahaan tambang yang bermasalah. Kegiatan perusahaan ini bahkan sempat dihentikan karena menyalahi izin. Pasalnya, perusahaan ini diduga telah melakukan penambangan emas, sementara izin yang diberikan hanya untuk menambang bauksit. Meski sempat dicabut, namun izin tambang perusahan itu kembali diterbitkan oleh Dinas Pertambangan Kabupaten Mandailing Natal pada 2012.

Video Editor: Alvian Surya

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tragis! Sopir Kapolres Mandailing Natal Tabrak Siswa hingga Tewas

57 tahun lalu

Banjir Bandang Terjang Fasilitas Umum di Mandailing Natal, Sumut

57 tahun lalu

Demo Pencemaran Sungai di Lebak Ricuh

57 tahun lalu

Ribuan Beras Bansos Menumpuk di Kantor Pos Panyabungan Belum Diambil Warga, Ada Apa?

57 tahun lalu

Hujan Deras, Jemaah Masjid Al Qurro' Wal Huffazh Tetap Khusyuk Salat Iduladha

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal