Pemerintah Selidiki Matinya Rumput Laut di 3 Distrik Papua Barat

iNews Pagi
iNews.id - Pemerintah akhirnya merespons keluhan warga tiga distrik di Kabupaten Fakfak, Papua Barat terkait pencemaran limbah di area budidaya rumput laut.

FAKFAK, iNews.id - Pemerintah akhirnya merespons keluhan warga tiga distrik di Kabupaten Fakfak, Papua Barat terkait pencemaran limbah di area budidaya rumput laut. Dinas Perikanan dan Kelautan setempat membenarkan ada dugaan limbah tersebut.

Respons Pemerintah Kabupaten Fakfak tersebut muncul setelah diulas dalam Program Rakyat Bicara iNews. Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Fakfak Untung Tamsil menjelaskan, pihaknya masih menyelidiki penyebab matinya budidaya rumput laut di tiga distrik.

Jika benar berasal dari limbah industri, dia berjanji akan menindak tegas industri yang membuang limbah ke laut. Namun menurut Untung, kerusakan rumput laut bisa juga disebabkan faktor lain, seperti perubahan suhu.

Diketahui, tiga distrik yang menjadi pusat budidaya rumput laut di Papua Barat, yakni, Kokas, Arguni dan Teluk Patipi. Sejak terjadi dugaan pencemaran limbah, setengah jumlah petani rumput laut berhenti membudidaya rumput laut.

Warga berharap, ada upaya penanggulangan terkait dugaan pencemaran di area budidaya rumput laut. Pasalnya, budidaya rumput laut merupakan mata pencaharian utama warga setempat.

Video Editor: Khoirul Anfal

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Demo Pencemaran Sungai di Lebak Ricuh

57 tahun lalu

Tumpahan Aspal Kapal MV AASHI Cemari Lautan, Pemkab Nias Utara Minta Pertanggungjawaban

57 tahun lalu

Miris! Sungai Cileungsi Dipenuhi Buih dan Berbau Diduga Limbah Pabrik

57 tahun lalu

Limbah Solar Cemari Lingkungan Warga di Bondowoso

57 tahun lalu

Warga Banyumas Ubah Sampah Jadi Paving Block

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal