Masuk Panen Raya, Petani Tolak Impor Beras

iNews Siang

TUBAN, iNews.id - Sejumlah petani di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, menolak impor beras yang dilakukan pemerintah. Sebab, jika impor dilakukan harga beras di tingkat petani akan anjlok sehingga merugikan.

Saat ini, harga gabah di tingkat petani mengalami penurunan. Sebelumnya harga gabah Rp6.000 per kilogram, kini menjadi Rp5.200 per kilogram. Harga gabah kering dari semula Rp6.500 per kilogram turun menjadi Rp6.000 per kilogram.

Harga anjlok membuat para petani khawatir. Sebab, selama masa tanam, para petani mengeluarkan biaya lebih untuk perawatan. Atas kondisi tersebut, para petani berharap pemerintah mengoptimalkan stok beras. Terlebih saat ini para petani sedang panen raya, sehingga stok beras melimpah.


Video Editor: Alvian Surya

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Naik Darah! Prabowo Ancam Pengusaha yang Cekik Harga ke Petani: Saya Cekik Kau! | News Flash

57 tahun lalu

Komunitas Digital Desa Beringin Manfaatkan Teknologi Smart Farming untuk Tingkatkan Produktivitas Pertanian

57 tahun lalu

Ratusan Hektare Sawah Petani di Aceh Terancam Gagal Panen Akibat Kekeringan

57 tahun lalu

Semangati Petani, Presiden Jokowi Tinjau Program Pompanisasi di Bone

57 tahun lalu

Pulihkan Sektor Pertanian di Sulsel, Mentan Beri Bantuan Senilai Rp410 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal