Dua Kriteria Calon Ketua Umum Golkar

JAKARTA, iNews.id - Kekosongan kursi ketua umum (Ketum) Partai Golkar setelah penetapan Setya Novanto (Setnov) sebagai tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi sorotan publik. 

Golkar mensyaratkan kepada calon ketua umum baru agar memenuhi dua kriteria, yaitu bersih dari korupsi dan mendukung kembali Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pemilu 2019.

Rencanannya, Partai Golkar akan mengadakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub), pada 15-17 Desember 2017. Pertemuan tersebut membahas pemilihan ketua umum. Dua nama yang mencuat sebagai pengganti Setnov adalah Idrus Marham dan Airlangga Hartarto. 


[Video Editor: Khoirul Anfal]

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soal Peluang PDIP Gabung Pemerintahan, Golkar: Kalau Bersama-sama Alhamdulillah

57 tahun lalu

Jatah Kursi Menteri Untuk Golkar di Kabinet Prabowo, Bahlil: Makin Banyak Makin Baik

57 tahun lalu

Ketum Golkar Buka Suara Perihal Airin Diusung PDIP

57 tahun lalu

Bahlil Terpilih Secara Aklamasi dalam Munas XI Golkar

57 tahun lalu

Momen Akrab Bahlil dan Airlangga Cipika-cipiki Lalu Salam Komando usai Pelantikan Reshuffle

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal