BPOM Kepri Razia 3 Jenis Sarden yang Mengandung Cacing Gelang

iNews Siang

BINTAM, iNews.id - Untuk mencegah maraknya makanan kedaluwarsa dan berbahaya bagi kesehatan, Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepulauan Riau merazia makanan kaleng jenis sarden dari berbagai merek yang diduga mengandung cacing gelang.

Tim gabungan yang melakukan sidak di beberapa toko, supermarket, dan warung kelontong di wilayah Bintam akhirnya menemukan ratusan kemasan Sarden Mackerel yang mengandung cacing masih beredar di pasaran.

Temuan cacing dalam beberapa sarden produk asal luar negeri atau impor setelah petugas mengeluarkan isi makanan dan memeriksanya. Ada tiga jenis produk kemasan sarden yang sementara ini dihentikan peredarannya, di antaranya sarden merek Farmer Jack Mackerel yang diimpor oleh PT Prima Niaga Indomas, merk IO yang diimpor oleh PT Mexindo Mitra Perkasa dan merek Hoki yang diimpor PT Interfood Sukses Jasindo.

Razia serupa juga digelar petugas BPOM di kawasan komplek Repindo Industrial Estate, Batu Ampar Batam.

Petugas mendatangani gudang PT Mexindo, yang merupakan distributor makanan kaleng merek Mackarel dan Hoki. PT Mexindo agen tunggal makanan kaleng asal China yang diduga terkontaminasi racun dan cacing pita.

Dalam razia ini petugas akhirnya membawa enam kaleng jenis LO Mackerel untuk uji lab. Di beberapa toko dan supermaket sejak sepekan terakhir sudah dilakukan penarikan makanan kaleng merek Mackarel.

Video Editor: Teza Ramananda

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BPOM Tarik Jajanan Asal China 'Latiao' yang Bikin Keracunan di Beberapa Daerah

57 tahun lalu

DPR akan Panggil BPOM Terkait Kasus Baru Gagal Ginjal Akut

57 tahun lalu

Berbahaya Bagi Kesehatan, Ribuan Kosmetik dan Makanan Ilegal Disita BPOM Jatim

57 tahun lalu

Orang Tua Korban Gagal Ginjal Akut Gugat BPOM dan Kemenkes

57 tahun lalu

Bos CV Samudera Chemical Diburu Polisi terkait Kasus Gagal Ginjal Akut, Ini Perannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal