Begini Suasana Tradisi Dugderan Digelar di Semarang Tanpa Arak-arakan 

Dimas Yuli
Ifaldi Musyadat
Menyambut bulan Ramadan, Pemkot Semarang kembali melaksanakan tradisi dugderan. (Foto: iNews.id)

SEMARANG, iNews.id - Menyambut bulan Ramadan, Pemkot Semarang kembali melaksanakan tradisi dugderan. Meski dilakukan tanpa arak-arakan dan terbatas, acara dugderan tetap berlangsung meriah.

Bertempat di halaman Balai Kota Semarang, tradisi dugderan dimulai dengan penampilan tarian Semarangan dan Warak, yang menjadi kesenian khas Kota Semarang.

Wali Kota Semarang berperan memimpin acara dan melakukan pemukulan bedug sebagai tanda suka cita menyambut bulan suci Ramadan.

Tradisi dugderan setiap tahunnya digelar secara meriah ditandai dengan Pasar Dugder 1 minggu sebelum datangnya Ramadan. Puncaknya, kirab dugder yang digelar sehari sebelum puasa Ramadan dimulai.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sambut Ramadan 2025, Warga Petamburan Jakarta Pusat Gelar Pawai Obor 

57 tahun lalu

Ziarah Jelang Ramadan, Berkah Bagi Pedagang Bunga Tabur di Kota Blitar

57 tahun lalu

Emak-emak Pusing! Jelang Puasa Minyak Subsidi di Cimahi Tembus Rp18.000 per Liter 

57 tahun lalu

Harga Cabai di Pasar Tradisional Tuban Meroket, Tembus Rp80.000 per Kg 

57 tahun lalu

Rano Karno Pastikan Stok Bahan Pangan Jakarta Stabil Sambut Ramadhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal