Banyak Ternak Burung Puyuh di Jambi Mati Dampak Cuaca Ekstrem

Azhari Sultan
Ifaldi Musyadat
 Kemarau dan cuaca ekstrem juga berdampak kepada hewan ternak. (Foto: iNews.id)

JAMBI, iNews.id - Kemarau dan cuaca ekstrem juga berdampak kepada hewan ternak. Hal ini dialami peternak telur burung puyuh di Desa Pematang Jering, Jambi. Banyak burung puyuh yang dipelihara peternak mati mendadak setiap harinya.

Hal ini disebabkan suhu udara yang begitu panas akibat kemarau panjang. Dalam sehari sekitar 5 ekor burung puyuh mati di kandang. Untuk mengurangi suhu panas tersebut, peternak burung puyuh terpaksa menyemprotkan air ke setiap kandang secara rutin.

Produser: Reza Ramadhan

Editor : Wahyu Triyogo
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Minim Pasokan, Harga Cabai di Pasaran Semakin Tinggi

57 tahun lalu

Kemarau Panjang, Peternak Domba Ganti Pakan Rumput dengan Pelepah Pisang

57 tahun lalu

Makin Pedas, Ternyata Ini Pemicu Naiknya Harga Cabai di Pasaran

57 tahun lalu

Kemarau Panjang, Warga Lereng Gunung Slamet Pemalang Berebut Bantuan Air Bersih

57 tahun lalu

Kemarau Panjang, Petani Padi di Kebumen Beralih ke Tembakau 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal