Begini Proses Saringan Sampah TB Simatupang untuk Cegah Banjir

Aldhi Chandra

JAKARTA, iNews.id - Petugas Unit Penanganan Sampah (UPS) Badan Air memilah sampah sebelum dicacah untuk dijadikan kompos dan bahan bakar alternatif di Saringan Sampah TB Simatupang, Jakarta Selatan, Jumat (5/1/2024).

Saringan Sampah TB Simatupang berhasil menangani 230 meter kubik sampah yang berasal dari hulu Ciliwung hingga ke hilir untuk mengurangi risiko banjir Jakarta.

Tempat penyaringan sampah ini memiliki dua manfaat yaitu untuk mencegah sampah masuk ke pusat kota Jakarta serta dapat melakukan pengolahan sampah yang dikumpulkan menjadi pupuk kompos dan bahan bakar alternatif.

Sebelum diolah menjadi pupuk kompos dan bahan bakar alternatif (RDF) sampah yang diangkat dari aliran sungai Ciliwung tersebut harus dipilah antara sampah organik dengan plastik. 

Selain sampah plastik, ada beberapa jenis sampah yang tidak boleh ikut dicacah antara lain besi, baja, paku dan batang kayu besar. Setelah dilakukan pemilahan selanjutnya sampah tersebut akan dicacah menjadi kompos. 

Kompos yang sudah jadi disalurkan kepada warga sekitar saringan, kelurahan hingga kecamatan di Jakarta yang dimanfaatkan untuk tanaman.

Editor : Yudistiro Pranoto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir 3 Tahun di Cipayung Depok Belum Surut, Longsoran Sampah TPA Pemicunya

57 tahun lalu

Aksi Bersih-Bersih Pantai di Pesisir Kabupaten Pandeglang

57 tahun lalu

Fasilitas Pengolahan Sampah Organik Pasar Kramat Jati Beroperasi Lagi

57 tahun lalu

AHY Cek Pembangunan Infrastruktur Pengendalian Banjir Sungai Ciliwung

57 tahun lalu

Belasan Waste Station Disebar untuk Kelola Sampah Lebih Optimal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal