Arsitektur Masjid Hidayatullah Perpaduan Gaya Betawi, Tionghoa dan Hindu

Aldhi Chandra

JAKARTA, iNews.id - Jemaah melaksanakan ibadah di Masjid Hidayatullah di Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). 

Masjid yang berdiri di antara gedung bertingkat kawasan Semanggi tersebut dibangun pada tahun 1747. Bangunan bergaya arsitektur Hindu, Tionghoa dan Betawi ini lahir diatas lahan yang diwakafkan warga keturunan bugis betawi bernama Muhammad Yusuf.

Unsur Betawi pada arsitektur masjid dilambangkan dengan ukiran pada pintu dan jendela. Sedangkan kebudayaan Tionghoa diwakili oleh bentuk atap yang tidak menggunakan kubah namun berundak khas kelenteng. Serta menara kembar pada bagian belakang masjid merepesentasikan unsur kebudayaan Hindu.

Masjid Hidayatullah telah diperbaiki sebanyak tiga kali, pada tahun 1921, 1948 serta 1998. Masjid yang menjadi tujuan wisata religi saat Ramadan ini menjadi representasi kehidupan multietnik Jakarta atau Batavia sebagai kota pelabuhan yang sejak dahulu dihuni beragam komunitas, seperti Betawi, Jawa, India, Tionghoa, dan Arab.

(Foto: Aldhi Chandra)

Editor : Yudistiro Pranoto
Artikel Terkait
Photo
7 jam lalu

KKP: Harga Ikan Nasional Dipastikan Stabil Selama Ramadan

Photo
1 hari lalu

Ekspresi Anak-Anak Dapat MBG saat Puasa Ramadan

Photo
1 hari lalu

Melihat Artefak Peninggalan Nabi Muhammad SAW di Bogor

Photo
2 hari lalu

Warga Berbondong-bondong Hapus Tato di Masjid Sunda Kelapa

Photo
3 hari lalu

Puluhan UMKM Ramaikan Pasar Takjil Ramadan di Depok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal